Sunday, January 3, 2016

Ducati siap rilis 9 moge baru di akhir 2015

Merdeka.com - Ducati bakal melakukan gebrakan besar di akhir 2015 dengan merilis setidaknya sembilan model baru di pasaran.

Perilisan sembilan model baru ini rencananya akan dilakukan di gelaran pameran otomotif roda dua EICMA 2015 di kota Milan, Italia pada 19-22 November mendatang. Salah satu varian baru dirilis di ajang ini adalah Ducati Monster 1200 R yang diklaim jadi motor naked bike tercepat di jalanan, seperti dilansir Visordown (17/9).

DUCATI MONSTER 1200 R
"Tahun 2016 akan menjadi kelanjutan pertumbuhan market share bagi Ducati. Tidak kurang dari sembilan model baru, termasuk yang baru saja dirilis Monster 1200 R, akan bergabung di jajaran produk baru di 2016," ungkap CEO Ducati, Claudio Domenicali.

"Belum pernah Ducati menghadirkan begitu banyak motor baru dalam satu event dan EICMA akan menjadi ajang yang sempurna yang untuk menunjukkan kepada masyarakat khususnya pecinta Ducati." tambahnya.

Bisnis pabrikan Ducati sendiri memang sedang moncer di 2015 ini. Tercatat di semester pertama 2015, pabrikan asal Italia ini mampu menjual 32.600 unit motor atau meningkat sekitar 22 persen dibanding tahun lalu.

Di akhir tahun ini, Ducati pun bakal mencoba memecahkan rekor penjualan motornya dengan target raihan penjualan hingga 50 ribu unit.


Dengan dirilisnya sembilan model baru di ajang EICMA nanti, diharapkan tren positif penjualan motor gede Ducati bakal berlanjut di 2016.

Ducati: Iannone memang cocok dijuluki 'Maniac'!


Merdeka.com - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti menyatakan bahwa julukan "The Maniac Joe" memang cocok diberikan kepada pebalapnya, Andrea Iannone. Dalam wawancaranya bersama Speedweek, Ciabatti menyatakan bahwa Iannone merupakan pekerja keras paling tangguh yang pernah ia kenal.


Iannone yang menjalani debut MotoGP bersama Pramac Ducati pada tahun 2013, akhirnya membela tim pabrikan tahun ini. Pebalap Italia inipun merasa mendapatkan dukungan dan kepercayaan besar dari Ducati sehingga memiliki wadah untuk mewujudkan keinginannya menjadi pebalap papan atas MotoGP.

"Andrea punya gaya eksentrik dan sangat supel. Meski begitu ia salah satu orang paling tegas yang pernah saya ajak kerjasama. Ia sangat akurat dan hati-hati. Tulisan "Maniac" yang ada di baju balapnya benar-benar mewakili dirinya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Andrea merasa tak hanya didukung oleh timnya, tapi juga seluruh karyawan perusahaan," ujarnya.

Ciabatti pun menyatakan bahwa pebalap kelahiran Vasto berusia 26 tahun itu kerap mendatangi kantor Ducati di Borgo Panigale, Bologna hanya demi bertatap langsung dengannya maupun sang general manager, Luigi "Gigi" Dall"Igna.

"Ketika Andrea punya ide dan ingin mendiskusikannya dengan kami, ia langsung pergi dari Vasto dan datang ke kantor kami. Ia punya impian besar dan melihat kesempatan untuk membuatnya menjadi nyata. Hal ini membuatnya percaya diri dan termotivasi," tutup Ciabatti.

Friday, December 25, 2015

Hayden akui Ducati sempat tawari kontrak Pramac

Merdeka.com - Juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden mengaku sempat mendapatkan tawaran kontrak dari Ducati Corse untuk membela Pramac Racing pada tahun 2014, di mana tim satelit asal Sienna, Italia itu akhirnya memilih untuk menurunkan Andrea Iannone dan Yonny Hernandez.

Hayden membela tim pabrikan Ducati selama lima musim terhitung sejak tahun 2009. Pada akhir 2013, Ducati berusaha keras mempertahankan Hayden dengan memberikan dua opsi, yakni turun di World SBK dengan tim pabrikan atau bertahan di MotoGP dengan Pramac. Hayden menolak keduanya dan memutuskan hijrah ke Aspar Team mengendarai motor Open Honda yang tak kompetitif.

"Sejatinya saya punya kesempatan ke World SBK dengan tim pabrikan. Dua tahun terakhir memang buruk, namun saya tak mau melihat ke belakang. Waktu itu, Ducati juga menawari kontrak Pramac, namun waktu itu mereka belum tampil begitu baik," ujarnya kepada Sport Rider.

Musim depan, Hayden benar-benar hengkang ke World SBK di bawah naungan Ten Kate Honda, mengendarai motor CBR1000RR Fireblade SP yang dinilai mulai tertinggal oleh kompetitornya, seperti Kawasaki, Ducati dan bahkan Aprilia yang memutuskan vakum dari World SBK mulai tahun depan.

"Saya ingin bertahan di Honda, jadi kenapa tak mengambil tantangan ini? Jelas saya pergi ke World SBK untuk menang, tapi saya harus tenang, banyak belajar, terutama soal ban. Honda tak tampil baik, motor mereka sedikit "tua", namun pada tahun 2017 kami akan punya motor baru. Saya menatap masa depan, menghadapi tantangan baru, meski ini tak akan mudah," tutupnya.

Ducati: 27 Podium bakal mustahil meski ada Stoner!

Merdeka.com - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti meyakini pihaknya tak akan tampil dominan di MotoGP tahun depan bersama Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso meski proses pengembangan motor Desmosedici teranyar akan dibantu oleh sang test rider baru mereka, Casey Stoner.

Musim ini, Ducati menargetkan satu kemenangan dari Iannone atau Dovizioso, yang sayangnya tak terwujud. Meski begitu, Ducati bisa sedikit tersenyum mengingat mereka sukses mengoleksi sembilan podium, yakni tiga dari Iannone, lima dari Dovizioso dan satu dari pebalap Octo Pramac Ducati, Danilo Petrucci.

"Kami menanti kemenangan tahun ini, namun tak tercapai. Tapi jika Anda tak mematok target, maka Anda tak akan bisa meraih sukses. Target kami tak terpenuhi, jadi kami belum puas. Ada kalanya Dovi kesulitan mengendarai motor kami, karena mengalami beberapa masalah teknis. Ada beberapa karakteristik motor kami yang tak cocok dengan kebutuhannya," ujar Ciabatti kepada Speedweek.

Dengan naik-turunnya performa Desmosedici, General Manager Ducati Corse, Luigi "Gigi" Dall"Igna segera bertindak cepat demi mengembangkan motor musim depan. Salah satu langkah yang diambil adalah menggaet Stoner sebagai test rider. Meski begitu, Ciabatti tak yakin Iannone dan Dovizioso akan langsung konsisten meraih podium tahun depan.

"Kami selalu bekerja keras meningkatkan performa demi Andrea dan Dovi. Kami pun mengalami progres yang menjanjikan. Meski begitu, kami tak mungkin meraih 27 podium tahun depan. Itu jumlah yang terlalu banyak! Bahkan dengan bantuan Casey pun kami yakin jumlah ini terlalu besar," pungkas Ciabatti sembari tertawa.

Tuesday, December 8, 2015

PREVIEW DUCATI MALANG


KEGIATAN BAKTI SOSIAL DAN GATHERING DUCATI MALANG


  • Preview Kegiatan Bakti Sosial Ducati Malang bersama Ducati Organisation Community (DOC) Jawa Timur ke Selorejo, Kabupaten Malang.
  • Pada kesempatan Bakti Sosial ini Komunitas Ducati Jawa Timur telah memberikan bantuannya kepada para janda-janda dan anak-anak yatim yang berada di lingkungan bendungan Selorejo sebagai rasa kepedulian dan ingin berbagi untuk masyarakat yang tidak mampu.
  • Untuk menjalin kebersamaan bersama anggota dari Komunitas Ducati, kami mengadakan perjalanan ke Jember untuk bersilaturahmi dengan komunitas Ducati yang berada di Kota Jember, Jawa Timur.

DUCATI SUPERBIKE MALANG

Preview Ducati  Superbike ini dapat anda temui di showroom kami yang berlokasi di Jl. Raya Mondoroko Indah No. 10, Singosari-Malang. Kami dengan senang hati melayani anda untuk memberikan informasi lengkapnya mengenai produk Ducati dari semua type yang ada di showroom kami.

Salam Sukses,
Eddy Suryadi